Traveling seharusnya menjadi momen yang menyenangkan. Mau liburan, eksplorasi kota baru, menghadiri meeting, atau perjalanan bisnis, tentu kita ingin semuanya berjalan sesuai rencana.
Tapi Namanya perjalanan, selalu ada hal-hal yang tidak bisa kita prediksi. Bagasi bisa hilang, penerbangan bisa delay atau dibatalkan, barang pribadi bisa rusak, bahkan kita bisa tiba-tiba sakit saat sedang berada di luar negri. Di sinilah Asuransi perjalanan bisa menjadi salah satu persiapan penting sebelum berangkat.

Sederhananya, Asuransi perjalanan adalah perlindungan finansial selama kita melakukan perjalanan, baik domestic maupun internasional. Tergantung jenis polis yang dipilih, Asuransi perjalanan dapat memberikan perlindungan untuk berbagai resiko seperti biaya pengobatan akibat sakit atau kecelakaan, keterlambatan penerbangan, kehilangan atau keterlambatan bagasi, hingga pembatalan perjalanan dalam kondisi tertentu.
Jadi, bukan berarti kita berharap sesuatu yang buruk terjadi. Justru sebaliknya, kita membeli Asuransi perjalanan karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi selama perjalanan.
Bagi yang traveling untuk liburan, biasanya itinerary sudah disusun jauh-jauh hari. Sudah booking tiket pesawat, hotel, tiket atraksi, bahkan mungkin sudah membuat itinerary sampai ke jam makan.
Bayangkan kalau tiba-tiba sakit dan harus mendapatkan perawatan di negara lain. Biaya berobat di luar negeri bisa cukup mahal, terutama di negara dengan biaya Kesehatan tinggi. Dengan Asuransi perjalanan yang memiliki manfaat medis sesuai kebutuhan, sebagian resiko biaya tersebut dapat dialihkan kepada Perusahaan Asuransi sesuai ketentuan polis.
Begitu juga dengan masalah bagasi atau penerbangan. Koper terlambat datang? Penerbangan mengalami delay panjang? Atau perjalanan harus dibatalkan karena kondisi tertentu yang dijamin polis? Setidaknya, kita punya perlindungan tambahan untuk menghadapi situasi tersebut. Liburan memang tidak bisa dijamin selalu sempurna. Tapi kita bisa mempersiapkan diri jika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana.

Untuk business traveler, kebutuhan perlindungan perjalanan bisa menjadi lebih penting lagi. perjalanan bisnis biasanya memiliki jadwal yang cukup ketat. Ada meeting, conference, business presentation, kunjungan ke klien, hingga agenda Perusahaan yang sudah ditentukan.
Ketika penerbangan delay atau bagasi tidak sampai tepat waktu, dampaknya bukan hanya soal kenyamanan. Meeting bisa terlewat, jadwal bisa berubah, bahkan perjalanan yang sudah direncanakan bisa ikut terganggu. Belum lagi jika mengalami sakit atau kecelakaan ketika sedang melakukan perjalanan bisnis.
Karena itu, business traveler sebaiknya tidak hanya memikirkan tiket pesawat dan hotel, tetapi juga travel insurance dan berbagai perlindungan perjalanan lainnya. Untuk Perusahaan yang sering mengirim karyawan ke luar negri, travel insurance juga bisa menjadi bagian dari travel policy Perusahaan.

Satu hal yang sering terlupakan: memiliki Asuransi perjalanan bukan berarti semua kejadian otomatis mendapatkan penggantian. Setiap produk Asuransi memiliki manfaat, batas pertanggungan, pengecualian, serta persyaratan klaim yang berbeda. Sebelum membeli, sebaiknya perhatikan:
- Apa saja yang ditanggung?
- Berapa nilai maksimal pertanggungannya?
- Apakah biaya medis di luar negeri termasuk?
- Bagaimana perlindungan untuk bagasi?
- Bagaimana ketentuan delay atau pembatalan penerbangan?
- Apa saja pengecualiannya?
- Bagaimana prosedur pengajuan klaim?
Jangan hanya memilih berdasarkan harga paling murah. Pilih perlindungan yang sesuai dengan jenis perjalanan dan destinasi yang akan dikunjungi.
Ada satu hal lagi yang sering dianggap sepele saat traveling ke luar negeri: koneksi internet. Padahal ketika berada di negara lain, internet justru bisa menjadi salah satu kebutuhan utama. Kita membutuhkan internet untuk membuka google maps, mencari transportasi, menerjemahkan Bahasa, mengecek itinerary, menghubungi hotel, memesan kendaraan, mencari restoran, sampai menghubungi keluarga atau rekan kerja.
Untuk business traveler, koneksi internet bahkan bisa menjadi bagian dari kebutuhan kerja. Meeting oneline, email, whatsapp, mengirim dokumen, hingga akses aplikasi pekerjaan semuanya membutuhkan koneksi yang stabil.
Salah satu cara praktis untuk mendapatkan koneksi internet saat traveling ke luar negri adalah menggunakan eSIM. Berbeda dengan SIM card fisik, eSIM tidak perlu dicabut dan diganti dari kartu SIM utama. Selama perangkat mendukung eSIM dan paket yang dibeli sesuai dengan kebutuhan, traveler dapat mengaktifkannya untuk mendapatkan koneksi internet di negara tujuan.

Ini sangat membantu terutama untuk perjalanan singkat. Misalnya, baru turun dari pesawat di Jepang dan ingin langsung membuka google maps untuk mencari kereta menuju hotel. Tidak perlu mencari toko SIM card terlebih dahulu. Atau untuk business traveler yang baru mendarat dan harus langsung menghubungi kolega atau mengikuti meeting. Internet yang sudah siap digunakan sejak tiba di destinasi bisa membuat perjalanan lebih praktis.
Asuransi perjalanan dan eSIM sebenarnya memiliki fungsi yang berbeda. Asuransi membantu memberikan perlindungan finansial terhadap resiko perjalanan. eSIM membantu memastikan kita tetap terhubung selama perjalanan.
Bayangkan sedang traveling sendirian di luar negeri. Koper belum tiba, penerbangan mengalami masalah, atau tiba-tiba perlu mencari rumah sakit. Dalam situasi seperti itu, koneksi internet sangat penting untuk mencari informasi dan menghubungi pihak yang diperlukan. Sementara Asuransi perjalanan dapat memberikan perlindungan sesuai manfaat polis yang dimiliki.
Tidak ada yang bisa menjamin perjalanan akan selalu berjalan sempurna. Pesawat bisa delay, koper bisa terlambat, cuaca bisa berubah. Kondisi tubuh juga tidak selalu bisa diprediksi. Tetapi kitab isa mengurangi kerepotan dengan mempersiapkan hal-hal yang memang bisa kita persiapkan. Mulai dari dokumen perjalanan, itinerary, akomodasi, travel insurance, hingga koneksi internet.
Untuk kamu yang sedang mempersiapkan perjalanan ke luar negeri, JELANIA.ID menyediakan eSIM untuk membantu kamu tetap terhubung internet selama traveling. Jika ketika pesawat mendarat, kamu tidak perlu sibuk mencari Wi-Fi atau mencari toko SIM card. Tinggal aktifkan eSIM, connect, dan lanjutkan perjalanan.