Kalau ada satu alasan kenapa banyak orang rela datang ke Jepang saat musim panas, jawabannya pasti festival kembang api (Hanabi Matsuri). Bayangkan duduk di pinggir sungai saat matahari mulai terbenam, mengenakan yukata, menikmati jajanan festival, lalu langit malam dihiasi ribuan kembang api yang mekar bergantian. Suasananya benar-benar berbeda dengan festival di negara lain.
Tapi ada satu hal yang sering bikin traveler ragu datang saat summer: panasnya Jepang. Di bulan Juli hingga Agustus, suhu di kota-kota seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto bisa mencapai 35 derajat Celcius lebih, ditambah tingkat kelembaban yang tinggi. Kalau belum siap, jalan kaki sebentar saja sudah bikin keringat bercucuran.
Kabar baiknya, orang Jepang sudah sangat terbiasa menghadapi musim panas. Mereka punya banyak produk praktis yang bisa membuat perjalanan tetap nyaman, bahkan saat harus antre berjam-jam untuk melihat festival kembang api.
Tips Summer Traveling di Jepang
1. Hindari keluar saat siang bolong
Kalau memungkinkan, manfaatkan waktu pagi untuk jalan-jalan ke tempat wisata indoor atau museum. Menjelang sore barulan mulai menuju lokasi festival.
2. Minum air sesering mungkin
Jangan tunggu haus. Di Jepang sangat mudah menemukan vending machine yang menjual air mineral, Pocari Sweat, Aquarius, hingga minuman elektrolit lainnya.
3. Pakai pakaian yang ringan dan menyerap keringat
Bahan seperti linen atau dry-fit jauh lebih nyaman dibanding pakaian yang tebal.
4. Jangan lupa sunscreen
Sinar matahari musim panas di Jepang cukup menyengat. Gunakan sunscreen SPF 50+ dan ulangi pemakaian setiap beberapa jam, terutama jika banyak beraktivitas di luar ruangan.
5. Siapkan “Summer Survival Kit”
Ini dia perlengkapan yang hampir selalu dibawa orang Jepang saat musim panas:
a. Cooling Neck Ring

Kalau belum pernah coba, produk ini wajib masuk daftar belanja. Cooling neck ring menggunakan material khusus (PCM) yang akan tetap terasa dingin setelah didinginkan di kulkas atau air es. Tinggal dipakai di leher, sensasi sejuknya bisa bertahan 1-2 jam tanpa baterai. Cocok dipakai saat menunggu Hanabi, jalan kaki keliling kota, atau antre masuk taman hiburan.
b. Handheld Fan

Kipas portable ini hampir pasti akan kamu lihat di tangan orang Jepang saat musim panas. Ringan, rechargeable, dan bisa digunakan sambil berjalan. Sangat membantu ketika harus berjalan jauh dari stasiun menuju lokasi festival.
c. Cooling Towel

Basahi handuk dengan air, kibaskan beberapa kali, lalu letakkan di leher. Handuk ini memberikan sensasi dingin yang menyegarkan, terutama setelah berjalan di bawah terik matahari.
d. Cooling Body Mist
Salah satu produk favorit saat summer. Semprotkan ke kulit atau pakaian, lalu rasakan sensasi dingin yang muncul seketika. Cocok digunakan sebelum berjalan kaki atau menunggu festival dimulai.
e. Cooling Body Wipes
Kalau sudah berkeringat, tisu dingin ini benar-benar penyelamat. Selain membersihkan keringat, produk ini juga memberikan sensasi segar sehingga badan terasa lebih nyaman meski cuaca sedang panas.
f. Payung UV
Di Jepang, menggunakan payung saat cuaca cerah adalah hal yang sangat umum. Payung UV membantu mengurangi paparan sinar matahari langsung sehingga tubuh tidak cepat kepanasan saat berjalan di siang hari.
Saat mencari lokasi festival, kamu hampir pasti akan mengandalkan Google Maps untuk navigasi. Belum lagi mengecek jadwal Hanabi, mencari jalur kereta terbaik, melihat kondisi keramaian, atau membagikan momen indah ke media sosial.
Karena itu, pastikan koneksi internetmu sudah siap sejak tiba di Jepang. Cara paling praktis adalah menggunakan eSIM yang bisa diaktifkan sebelum keberangkatan. Jadi begitu pesawat mendarat, kamu bisa langsung terhubung ke internet tanpa perlu mencari konter SIM card atau Wi-Fi bandara.
Dengan eSIM dari Jelania, kamu bisa langsung membuka Google Maps, mengecek jadwal festival, memesan transportasi online, hingga mengunggah foto-foto Hanabi tanpa repot.
Jadi, kalau sudah siap menikmati musim panas di Jepang, jangan hanya siapkan itinerary. Lengkapi juga perlengkapan summer-mu dan pastikan internet selalu aktif agar perjalanan berburu festival kembang api berjalan lancar dari awal hingga akhir.
Selamat menikmati musim panas dan semoga mendapatkan spot terbaik untuk menyaksikan langit Jepang dipenuhi cahaya Hanabi.