Kalau ditanya oleh-oleh dari Jepang, jawaban kita yang paling sering muncul pasti KitKat rasa unik, Tokyo Banana, atau mochi. Memang enak, tapi jijir saja rasanya hampir semua orang sudah pernah membawanya.
Kalau kamu ingin memberikan hadiah yang lebih berkesan, ada banyak oleh-oleh khas Jepang yang justru dipakai setiap hari, punya cerita, atau bahkan hanya bisa didapatkan di Jepang.
1. Imabari Towel: Handuk Premium yang Terkenal di Seluruh Dunia

Handuk mungkin terdengar sederhana, tapi Imabari Towel adalah salah satu produk kebanggaan Jepang. Diproduksi di kota Imabari, Prefektur Ehime, handuk ini terkenal dengan daya serap air yang luar biasa, teksturnya lembut, dan lolos standar kualitas yang sangat ketat. Bahkan hanya handuk yang memenuhi pengujian tertentu–termasuk uji daya serap–yang boleh menggunakan label resmi Imabari Towel.
Ukurannya beragam, mulai dari hand towel, face towel, bath towel, dan ada juga gift set yang cocok dijadikan hadiah. Harganya juga cukup bervariasi, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga maupun teman dekat.
Imabari Towel bisa ditemukan di Loft, Tokyu Hands, Department Store, dan toko khusus Imabari seperti IORI atau Imabari Towel Store.
2. Bath Salt Aroma Onsen: Rasakan Onsen Jepang di Rumah

Kalau belum sempat mengunjungi banyak onsen selama liburan, kamu masih bisa membawa pulang suasananya. Di jepang ada banyak bath salt sachet dengan aroma khas berbagai daerah onsen seperti Kusatsu, Beppu, Yufuin, dan lain-lain. Cukup dituangkan ke dalam air berendam yang hangat di rumah, aromanya langsung mengingatkan kembali pada pengalaman berendam di Jepang. Harganya pun sangat ramah di kantong, mulai sekitar 100-300 Yen per sachet.
Bath salt sachet seperti ini bisa kamu dapatkan di Tokyu Hands, Don Quijote, Loft, Matsumoto Kiyoshi, dan drugstore lokal.
3. Sikat Gigi Jepang yang Bikin Banyak Orang Ketagihan
Ini mungkin terdengar aneh sebagai oleh-oleh, tetapi justru menjadi salah satu barang yang sering direkomendasikan wisatawan. Sikat gigi Jepang terkenal dengan bulu sikat yang halus, kepala sikat yang kecil sehingga mudah mengjangkau bagian belakan mulut, dan pegangan yang nyaman.
Banyak orang yang setelah mencoba sekali, justru selalu membeli stok setiap kali ke Jepang. Harganya mulai sekitar 150-500 Yen saja.
4. Stationary Jepang: Surga untuk Pecinta Alat Tulis

Jepang memang surganya stationary. Kalau masuk Loft, Tokyu Hands, atau Itoya, rasanya mudah sekali menghabiskan waktu berjam-jam. Barang-barang stationary favorit wisatawan biasanya notebook premium, washi tape, fountain pen, sticker, planner, dan sticky notes lucu-lucu. Selain desainnya cantik dan menggemaskan, kualitasnya juga terkenal sangat baik.
5. Omamori: Oleh-Oleh Penuh Makna

Kalau ingin membawa pulang sesuatu yang benar-benar khas Jepang, Omamori adalah pilihan yang menarik. Omamori merupakan jimat keberuntungan yang biasanya dijual di kuil maupun shrine. Setiap omamori memiliki doa yang berbeda, misalnya keselamatan perjalanan, Kesehatan, keberuntungan, sukses belajar, karier, cinta, dan lain-lain.
Karena memiliki makna spiritual dan budaya yang kuat, banyak wisatawan memilih omamori sebagai kenang-kenangan yang lebih personal dibanding camilan.
6. Personalized Omamori di Orinami Asakusa: Workshop Menenun Omamori

Kalau omamori biasa masih terasa umum, ada pengalaman yang jauh lebih unik di kawasan Asakusa. Di Orinami Asakusa, kamu bisa membuat personalized omamori sendiri. Di sana kamu bisa memilih warna benang yang akan ditenun, tali, ornament, hingga karakter atau nama.
Hasil akhirnya benar-benar menjadi omamori yang hanya dimiliki olehmu. Ini bukan hanya oleh-oleh, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan selama berada di Tokyo. Cocok untuk pasangan, keluarga, maupun hadiah spesial.
Banyak orang yang menghabisakan waktu memilih oleh-oleh, tetapi lupa bahwa selama perjalanan justru jauh lebih berharga. Mulai dari berburi Imabari Towel, memilih stationary lucu, sampai menenun omamori sendiri di Asakusa, semuanya menjadi bagian dari cerita liburan di Jepang.
Supaya perjalanan belanja oleh-oleh tetap lancar, pastikan koneksi internet selalu tersedia. Mulai dari mencari lokasi toko di Google Maps, mengecek jam operasional, menerjemahkan label produk, hingga membayar menggunakan aplikasi digital, semuanya membutuhkan internet yang stabil.
Dengan eSIM Jelania, kamu bisa langsung online begitu tiba di Jepang tanpa perlu mencari counter SIM fisik atau bergantung pada Wi-Fi publik. Jadi kamu bisa fokus menikmati perjalanan dan menemukan oleh-oleh unik yang benar-benar berkesan. Bukan sekedar membawa pulang KitKat rasa terbaru.