Kalau beberapa tahun lalu liburan ke Jepang identic dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka, sekarang banyak traveler mulai mencari destinasi alternatif. Kenapa? Karena sudah terlalu ramai dan traveler tidak bisa lagi menikmati liburan mereka.
Fenomena ini dikenal sebagai overtourism, kondisi dimana jumlah wisatawan sudah terlalu padat hingga mengganggu kenyamanan wisatawan maupun kehidupan warga lokal. Di Jepang, isu overtourism makin sering dibahas karena lonjakan wisatawan internasional setelah pandemi. Area seperti Gion di Kyoto, Arashiyama, hingga Kawasan populer Tokyo seperti Shibuya dan Shinjuku sering dipadati turis setiap hari.
Bahkan, beberapa laporan menyebu sekolah-sekolah di Jepang mulai mengurangi study tour ke Kyoto karena terlalu ramai dan biaya meningkat drastis. Mereka mulai mencari alternatif destinasi baru untuk study tour.
Masih banyak kota cantik di Jepang yang belum banyak dijamah oleh wisatawan internasional. Buat kamu yang ingin menikmati Jepang dengan suasana lebih tenang, autentik dan aesthetic, berikut rekomendasi kota alternatif selain Tokyo, Kyoto, dan Osaka.
1. Kanazawa–“Kyoto Mini” yang Lebih Tenang

Kalau kamu suka vibe kota tradisional Kyoto tapi malas bedesakan dengan wisatawan lain, Kanazawa bisa jadi pilihan terbaik. Di kota ini kamu bisa mampir ke distrik samurai dan geisha yang masih terjaga, bersantai dengan pemandangan taman klasik Jepang, menikmati suasana old town yang tenang, dan mencicipi seafood segar khas laut Jepang.

Di Kanazawa, ada beberapa spot menarik yang bisa kamu kunjungi. Seperti kenroku-en Garden yang merupakan salah satu dari tiga taman paling cantik di Jepang. Atau Higashi Chaya district yang menawarkan vibes old town unik dan tenang. Kamu juga bisa mencicipi seafood yang fresh di Omicho Market.

Banyak traveler menyebut Kanazawa sebagai Kyoto versi yang lebih chill dan lebih nyaman untuk slow travel. Bahkan beberapa media travel menyarankan kota-kota regional seperti Kanazawa untuk membantu mengurangi konsentrasi wisatawan di Kyoto.
2. Takayama–Kota Pegunungan dengan Nuansa Edo Jepang
Terletak di area pegunungan Prefektur Gifu, Takayama ini terkenal dengan jalanan kayu tradisional era Edo, morning market lokal yang menjual berbagai macam makanan khas Gifu, sake brewery tua, dan suasana Jepang klasik yang lebih damai.

Bagi traveler pecinta suasana tradisional Jepang seperti Kyoto, Takayama bagaikan surga. Apalagi dilengkapi landscape kota tua cantik yang cocok untuk para pecinta fotografi. Kalau kamu datang di musim dingin, kota ini terasa seperti setting anime Jepang klasik
3. Nagoya–Kota Besar yang Sering Dilewatkan
Nagoya sering kali kalah populer dibanding Tokyo atau Osaka, padahal kota ini nyaman sekali untuk dijadikan base perjalanan. Transportasi di Nagoya sangat mudah, harga hotel relatif lebih murah, banyak juga kuliner khas yang underrated. Kalau kamu mau merasakan Tokyo versi yang lebih santai, Nagoya adalah pilihan yang sempurna.

Kalau kamu di Nagoya, jangan sampai melewatkan makanan khas mereka yang tidak kalah nikmat dibanding kuliner di Tokyo. Kamu harus coba Hitsumabusi (eel rice) dengan unagi yang fresh dan nikmat, atau miso katsu yang unik, dan tebasaki chicken wings yang meleleh di mulut.
4. Matsumoto–Hidden Gem dengan Kastil Jepang Ikonik
Matsumoto Castle adalah salah satu kastil tercantik di jepang. Dengan interior kayu yang authentic dan observation deck di lantai atas kastil, Matsumoto Castle menjadi daya tarik bagi wisatawan pecinta Sejarah.

Saat musim semi, Matsumoto Castle menjadi tempat populer untuk Hanami (melihat bunga Sakura). Banyak pengunjung akan berpiknik di sekitar taman Kastil untuk menikmati musim bunga Sakura yang berguguran.
Selain itu, Matsumoto juga memiliki udara pegunungan yang sejuk. Berjalan di kota kecil Jepang yang tenang dengan udara pegunungan yang menyegarkan pasti bikin healing kamu lebih berkesan.
5. Fukuoka–Kota Modern Santai di Kyushu

Fukuoka merupakan kota modern yang tenang di Pulau Kyushu yang berada di Selatan Jepang. Di sini kamu bisa menemukan berbagai makanan enak dengan biaya hidup yang lebih murah dibanding di Tokyo. Suasana kota juga lebih santai, tidak terlalu ramai pengunjung, dan dilengkapi transporasi yang sangat nyaman.

Dari Fukuoka, kamu bisa mampir ke beberapa tempat di Pulau Kyushu yang gak kalah cantik dari Pulah Honshu. Seperti Beppu Onsen town di Oita yang sangat terkenal dengan khasial mata air panasnya. Atau melihat sejarah yang tak dapat dilupakan penduduk Jepang di Nagasaki. Dan bagi kamu pecinta anime, kamu bisa mampir ke Museum Attack On Titan di Hita.

Banyak traveler yang sudah pernah ke Tokyo mulai memilih Fukuoka untuk repeat trip ke Jepang karena ritmenya lebih santai, dan banyak makanan enak di sana, terutama untuk foodies.
Saat traveling ke kota-kota alternatif di Jepang, internet menjadi sangat penting bagi traveler untuk google maps, cek jadwal kereta, translate menu Jepang, upload konten travel, dan cari hidden café dan spot lokal. Agar penggunaan internet kamu lebih praktis, simple, dan nyaman, pilih eSIM supaya tidak perlu lagi ganti-ganti sim card fisik atau cari modem wifi.
Tokyo, Kyoto, dan Osaka memang tetap menarik untuk dikunjungi. Tapi kalau ingin menikmati Jepang dengan tempo lebih santai, kota-kota alternatif seperti Kanazawa, Takayama, Nagoya, hingga Fukuoka bisa memberikan pengalaman yang jauh lebih nyaman dan autentik. Justru di kota-kota inilah banyak traveler bisa melihat sisi Jepang yang “nyata”, tidak terlalu padat, lebih lokal, dan lebih memorable.