Kalau dengar Jepang, kebanyakan orang pasti langsung terpikir pohon dengan bunga pink cantik yang menghiasi jalan-jalan di kota, serta kelopak bunga pink yang berjatuhan di tanah. Yap, bunga Sakura. Memang Sakura punya keindahan yang memukau, tapi Jepang punya jauh lebih banyak cerita bunga sepanjang tahun. Dari tirai ungu yang menjuntai, warna-warna cerah di kuil, hingga bunga merah dramatis di pinggir sawah. Setiap musim di Jepang punya pesonanya sendiri.
1. Wisteria

Wisteria atau fuji, mekar sekitar pertengahan April hingga awal Mei, sedikit setelah Sakura mulai gugur. Bunga ini terkenal dengan bentuknya yang menjuntai seperti tirai, menciptakan suasana yang romantic dan magis.
Salah satu tempat terbaik untuk melihatnya adalah Ashikaga Flower Park, dimana kamu bisa berjalan di bawah terowongan wisteria yang penuh warna ungu, pink, hingga putih. Selain Ashikaga Flower Park, kamu juga bisa melihat wisteria di Kawachi Fuji Garden dan Kameido Tenjin Shrine.
2. Tsutsuji

Di akhir April hingga Mei, Jepang dipenuhi dengan bunga Tsutsuji (Azalea) dengan warna pink, merah, dan putih yang cerah. Bunga ini sering menghiasi jalan-jalan di pinggir kota, atau di taman kota dan kuil.
Kalau ingin melihat tsutsuji paling ikonik, kamu bisa mampir ke Nezu Shrine di Tokyo yang mengadakan festival Tsutsuji setiap tahunnya dengan ribuan bunga bermekaran. Suasana yang dipenuhi warna-warna cerah dari bukit yang diselimuti bunga Tsutsuji membuat kuil ini sangat fotogenik.
3. Ajisai

Saat musim hujan datang, sekitar bulan Juni hingga awal Juli, giliran ajisai (hydrangea) yang akan bermekaran. Bunganya lembut dengan sentuhan biru, ungu, hingga pink. Dan bunga Ajisai ini dikenal dapat berubah warna sesuai kondisi tanah tempat ia tumbuh.
Spot paling cantik untuk menikmati Ajisai ada di Meigetsuin, Kamakura. Di bulan Juni, kuil ini dipenuhi dengan Ajisai yang bermekaran di pinggi jalan kuil, membuat perjalanan kamu di dalam kuil menjadi lebih romantis. Kalau mau ke Meigetsuin, jangan lupa mampir ke Kitakamakura Old Private House Museum. Ini bangunan rumah tua ala Jepang yang punya taman bunga Ajisai yang cantik.
4. Higanbana

Berbeda dari bunga lain, Higanbana (Red Spider Lily) mekar dalam waktu yang sangat singkat, biasanya hanya 1-2 minggu di bulan September. Tapi, justru itu yang membuatnya spesial. Bunga ini mengajarkan filosofi, bahwa segala sesuatu di dunia ini sementara, baik kesenangan maupun kesedihan.
Pemandangan paling ikonik bisa kamu temukan di Kinchakuda Manjushage Park, dimana jutaan bunga berwarna merah darah ini menciptakan lanskap yang dramatis.
5. Tsubaki

Musim dingin di Jepang tidak selalu kosong. Waktu dimana bunga-bunga lain sedang beristirahat, justru ini adalah waktu mekarnya bunga Tsubaki (Camellia). Tsubaki mekar di akhir musim dingin, siap membuka musim yang baru, musim semi.
Salah satu tempat terbaik untuk melihat Tsubaki adalah Oshima Park Camellia Garden dengan ribuan varietas camellia. Atau kamu juga bisa menikmatinya di taman klasik seperti Hamarikyu Garden.
Sakura memang indah, tapi Jepang tidak melulu soal Sakura. Di musim semi juga ada wisteria dan tsutsuji, musim panas dihiasi ajisai dengan warna pastel lembut, musim gugur dimeriahkan oleh higanbana dan landskap cantik dari daun Momiji, hingga musim dingin pun kita disambut oleh Tsubaki yang elegan.
Jadi kalau kamu berencana ke Jepang, jangan terpaku hanya untuk mengejar Sakura. Karena di setiap musim, selalu ada keindahan lain yang menunggu untuk ditemukan.